langit semakin menghitam
petromax mulai saling menyapa, menyilaukan mata
dan kepulan asap di mana-mana...
Kemarin saya cangkrukan dengan para senior saya di arsitektur. Mencoba mengakrabkan diri dengan mereka, para "guru" kehidupan saya (meskipun saya tahu hidup mereka juga g bener-bener amat hahaha). Ketika kuperhatikan, ada yang menarik di sana.
Apa itu?
Rokok.
Hohoho, jika anda berpikir saya tertarik untuk merokok, anda salah. Saya bukan perokok dan saya tidak sedikit pun tertarik dengan rokok. Yang saya perhatikan kemarin di cangkrukan adalah bagaimana asap rokok bisa jadi objek rupa yang begitu indah, meskipun tak jarang saya meniup-niupnya karena saya merasa terganggu. Selain itu, saya juga memperhatikan aktivitas merokok teman-teman saya. Bagaimana mereka menarik asap dari tembakau yang terbakar melalui filter lalu masuk ke mulut mereka, kemudian dihembuskan dengan wajah yang sangat tenteram.Sepertinya itu memberikan efek ketenangan luar biasa dalam diri mereka. Waktu saya tanya mengapa mereka merokok,
"Untuk menenangkan diri," salah satu temanku menjawab.
Hmm, lalu aku berpikir apa hubungannya aktivitas merokok dengan relaksasi. Hmm, oke mungkin rokok mengandung sesuatu yang bisa membuat seseorang merasakan efek "terbang". Tapi saya yakin ada hal lain yang lebih dari sekedar itu, lebih ke arah psikologis.
Lalu kuhubungkan dengan kegiatan menarik napas. Saya jadi teringat seseorang pernah berkata padaku, "Kalau kamu gugup ketika ingin melakukan sesuatu, tarik napas dalam-dalam! Itu bisa membuatmu jauh lebbih rileks". Sebuah studi juga mengatakan, menarik napas dalam-dalam banyak sekali manfaatnya, salah satunya ya itu, relaksasi.
Nah! Sekarang aku paham mengapa aku sering kali berlagak sok-sokan seperti orang merokok padahal enggak :)) Karena pada dasarnya (menurutku) yang terpenting dari aktivitas merokok adalah menarik napasnya, rokok hanya sebagai media atau agar kita punya alasan untuk menarik napas dalam-dalam. Jadi, aku tak punya alasan untuk merokok karena pada dasarnya ya itu tadi hehehe.
jadi mungkin aku akan selalu menjadi aksen di antara kalian...

No comments:
Post a Comment